Jenis Penyakit Pernapasan Pada Hewan (Hal. 127)
1. Flu Burung (Avian Influenza)
Flu burung (avian influenza) yakni penyakit yang disebabkan oleh virus yang biasanya menjangkiti burung dan mamalia.
2. CRD (Chronic Respiratory Disease)
CRD ini merupakan penyakit menular menahun yang terjadi karena adanya infeksi dari bakteri. Bakteri yang paling sering mengakibatkan penyakit ini yakni Mycoplasma galisepticum. CRD juga merupakan penyakit yang menyerang kanal pernafasan dan bersifat kronis.
Dengan kata lain, penyakit ini mampu terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu yang cukup lama. Hewan menyerupai ayam yang terserang oleh penyakit ini mampu dilihat gejalanya menyerupai susah bernafas, ngorok, nafsu makan menurun dan lainnya.
Pada masalah yang parah, mampu kita temukan leleran eksudat dari hidung, selain itu terdapat juga eksudat berbuih pada kepingan mata dan kadang sinus infraorbitalis mengalami pembengkakan.
3. Korisa
Pada umumnya, penyakit pada sistem pernapasan hewan ini menyerang ayam layer ataupun ayam broiler. Penyakit ini sangat simpel menular dengan angka simpulan hidup 20% dan kesakitan 100%.
Pada ayam layer, penurunan produksi telur mampu mencapai 10 hingga 40%. Pada umumnya, penyakit ini disebabkan oleh basil Haemophilus paragallinarum. Ciri khas yang mampu anda lihat dari penyakit ini yakni menyerang rongga hidung dan sinus infraorbitalis, sehingga mengakibatkan peradangan pada sinus, kebengkakan pada muka, dan muncul leleran pada
hidung dengan busuk yang khas, mampu busuk hingga busuk.
4. Distemper
Merupakan salah satu penyakit yang sudah menyebar secara luas di dunia. Pada umumnya, penyakit ini disebabkan oleh virus dan sangat sering terjadi pada anjing. Penyakit ini merupakan penyakit menular dan menyerang sel-sel epitel pada permukaan tubuh, selaput lendir, mukosa mata, mukosa kanal pernafasan dan sistem pusat otak.
Penyakit ini pada utamanya menyerang kanal pernafasan dan cara penularannya yakni melalui airbone dan aerosol droplet dengan terhirupnya udara yang telah tercemar oleh virus ini. Penyakit ini mampu menyebar dengan waktu yang sangat cepat.
5. Feline Viral Rhinotracheitis
Merupakan penyakit yang sering disebut sebagai flu pada kucing dan ditularkan oleh kucing yang sehat atau sakit. Penularannya mampu dilakukan dengan kontak terhadap alat-alat, daerah makan dan minum.
Gejala yang sering ditemukan yakni batuk, demam tinggi, nafsu makan hilang dan berat badan menurun, pilek, bersin-bersin, mata merah, bisul dan berair dan disertai dengan kerak-kerak pada kepingan kelopak mata.
Radang kornea juga mampu timbul dan mengakibatkan kucing lebih senang pada daerah yang gelap dan sambil menggosok-gosokkan matanya dengan menggunakan kakinya. Pada induk kucing hamil yang terinfeksi dengan penyakit ini mampu mengakibatkan keguguran atau anak kucing akan menderita radang paru-paru.
(Sumber: damaruta.blogspot.com dari wikipedia dan ujiasma.com)
Sumber https://www.duniaedukasi.my.id/
Flu burung (avian influenza) yakni penyakit yang disebabkan oleh virus yang biasanya menjangkiti burung dan mamalia.
2. CRD (Chronic Respiratory Disease)
CRD ini merupakan penyakit menular menahun yang terjadi karena adanya infeksi dari bakteri. Bakteri yang paling sering mengakibatkan penyakit ini yakni Mycoplasma galisepticum. CRD juga merupakan penyakit yang menyerang kanal pernafasan dan bersifat kronis.
Dengan kata lain, penyakit ini mampu terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu yang cukup lama. Hewan menyerupai ayam yang terserang oleh penyakit ini mampu dilihat gejalanya menyerupai susah bernafas, ngorok, nafsu makan menurun dan lainnya.
Pada masalah yang parah, mampu kita temukan leleran eksudat dari hidung, selain itu terdapat juga eksudat berbuih pada kepingan mata dan kadang sinus infraorbitalis mengalami pembengkakan.
3. Korisa
Pada umumnya, penyakit pada sistem pernapasan hewan ini menyerang ayam layer ataupun ayam broiler. Penyakit ini sangat simpel menular dengan angka simpulan hidup 20% dan kesakitan 100%.
Pada ayam layer, penurunan produksi telur mampu mencapai 10 hingga 40%. Pada umumnya, penyakit ini disebabkan oleh basil Haemophilus paragallinarum. Ciri khas yang mampu anda lihat dari penyakit ini yakni menyerang rongga hidung dan sinus infraorbitalis, sehingga mengakibatkan peradangan pada sinus, kebengkakan pada muka, dan muncul leleran pada
hidung dengan busuk yang khas, mampu busuk hingga busuk.
4. Distemper
Merupakan salah satu penyakit yang sudah menyebar secara luas di dunia. Pada umumnya, penyakit ini disebabkan oleh virus dan sangat sering terjadi pada anjing. Penyakit ini merupakan penyakit menular dan menyerang sel-sel epitel pada permukaan tubuh, selaput lendir, mukosa mata, mukosa kanal pernafasan dan sistem pusat otak.
Penyakit ini pada utamanya menyerang kanal pernafasan dan cara penularannya yakni melalui airbone dan aerosol droplet dengan terhirupnya udara yang telah tercemar oleh virus ini. Penyakit ini mampu menyebar dengan waktu yang sangat cepat.
5. Feline Viral Rhinotracheitis
Merupakan penyakit yang sering disebut sebagai flu pada kucing dan ditularkan oleh kucing yang sehat atau sakit. Penularannya mampu dilakukan dengan kontak terhadap alat-alat, daerah makan dan minum.
Gejala yang sering ditemukan yakni batuk, demam tinggi, nafsu makan hilang dan berat badan menurun, pilek, bersin-bersin, mata merah, bisul dan berair dan disertai dengan kerak-kerak pada kepingan kelopak mata.
Radang kornea juga mampu timbul dan mengakibatkan kucing lebih senang pada daerah yang gelap dan sambil menggosok-gosokkan matanya dengan menggunakan kakinya. Pada induk kucing hamil yang terinfeksi dengan penyakit ini mampu mengakibatkan keguguran atau anak kucing akan menderita radang paru-paru.
(Sumber: damaruta.blogspot.com dari wikipedia dan ujiasma.com)
Posting Komentar untuk "Jenis Penyakit Pernapasan Pada Hewan (Hal. 127)"