Desa Unik Di Bali (Halaman 71)
Desa Unik di Bali
Bali merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Banyak hal yang membuat Bali menarik untuk dikunjungi wisatawan. Salah satu daya tarik Bali adalah adanya beberapa desa unik. Desa apa sajakah itu? Apa keunikannya? Bacalah penjelasan berikut.
Desa Tenganan
Desa Tenganan terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem di sebelah timur Pulau Bali. Desa Tenganan merupakan salah satu desa tertua di Bali. Masyarakat desa ini masih menjunjung tinggi nilai budbahasa dan budaya. Desa Tenganan merupakan salah satu Desa Bali Aga (desa asli suku Bali). Desa ini terkenal dengan kesederhanaannya.
Desa Trunyan
Desa Trunyan
Desa Trunyan terletak di pinggir Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali Utara. Keunikan desa ini adalah tradisi pemakamannya. Pada masyarakat Hindu Bali, jenazah orang meninggal akan dibakar atau yang disebut ngaben. Namun, di Desa Trunyan jenazah orang meninggal hanya diletakkan di atas tanah di dalam gua, bahkan di atas pohon. Tradisi ini mereka sebut dengan istilah mepasah.
Desa Penglipuran
Desa Penglipuran terletak di Kabupaten Bangli, lebih kurang 45 km dari Kota Denpasar. Desa ini memiliki struktur bangunan yang teratur dan rapi. Masyarakat Desa Penglipuran tidak pernah melepaskan budbahasa dan budaya yang berlaku turun-temurun. Oleh lantaran itu, masyarakat Desa Penglipuran banyak melakukan aktivitas adat, ibarat pemasangan dan penurunan odalan serta perayaan Galungan, dan hari besar lainnya.
Buatlah kelompok diskusi bersama 4-5 orang temanmu. Kemudian, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
- Apa saja keunikan desa-desa pada bacaan “Desa Unik di Bali”? Desa Tenganan terkenal dengan kesederhanaannya. Desa Trunyan jenazah orang meninggal hanya diletakkan di atas tanah di dalam gua, bahkan di atas pohon, masyarakat Desa Penglipuran banyak melakukan aktivitas adat, ibarat pemasangan dan penurunan odalan serta perayaan Galungan, dan hari besar lainnya.
- Adakah keunikan dari tempat tempat tinggalmu? Apa sajakah itu? (Diisi sesuai tempat masing-masing).
- Bagaimana sikapmu atas perbedaan budaya dan budbahasa istiadat daerahmu dengan tempat lain? Kita harus saling menghargai walaupun saling berbeda suku/budaya/adat istiadat, tidak saling menghina.
Sumber https://www.duniaedukasi.my.id/
Posting Komentar untuk "Desa Unik Di Bali (Halaman 71)"