Menghargai Program Usaha Ekonomi Orang Lain (Halaman 121)
Menghargai Kegiatan Usaha Ekonomi Orang Lain
Setiap orang akan melakukan program ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ada yang menjadi petani, penjahit, pedagang, nelayan, pegawai swasta, pegawai negeri, tenaga medis, pengusaha, dan lainnya.
Kegiatan ekonomi yang dilakukan setiap orang melibatkan orang lain. Keterlibatan orang lain mampu dilihat dari program produksi, distribusi, dan konsumsi. Pada program produksi, orang yang terlibat yaitu tenaga kerja. Pemakaian tenaga kerja dimaksudkan untuk memperlancar program produksi. Tenaga kerja akan memperoleh balas jasa dari produsen berupa upah atau gaji dari produsen. Selanjutnya, barang hasil produksi akan disalurkan kepada konsumen atau masyarakat oleh distributor. Dari program penyaluran barang tersebut, distributor akan memperoleh keuntungan. Contoh distributor yaitu agen, pedagang besar, dan pedagang eceran.
Konsumen yaitu pihak yang mengonsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Barang dan jasa diperoleh dari produsen secara langsung atau melalui perantara (distributor). Ketiga pelaku program ekonomi tersebut (produsen, distributor, dan konsumen) akan saling berafiliasi membentuk arus diagram ekonomi.
Setiap pelaku program ekonomi memiliki kiprah yang saling menguntungkan. Menurut kodratnya, manusia berperan sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. Sebagai makhluk sosial, manusia akan berafiliasi atau berinteraksi dengan manusia lain. Sebagai makhluk ekonomi, manusia akan melakukan program ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai makhluk sosial maupun makhluk ekonomi, manusia hendaknya memiliki tabiat moral. Dengan tabiat moral, manusia mampu menghargai setiap program ekonomi yang dilakukan oleh orang lain.
Amatilah pakaian yang kamu kenakan! Bagaimana proses produksi pakaian? Untuk menghasilkan pakaian diperlukan waktu yang lama. Pada mulanya, produsen pakaian membutuhkan bahan baku kain dan benang. Kain mampu diperoleh dari perusahaan pemintalan benang. Bahan baku benang berupa kapas yang dihasilkan dari perkebunan tanaman kapas. Untuk menjadi benang, kapas dipintal terlebih dahulu. Benang ditenun di pabrik tenun hingga menjadi kain. Selanjutnya, kain mampu dibuat pakaian oleh penjahit. Itulah proses panjang produksi pakaian.
Kamu sudah mengetahui bahwa banyak pihak terlibat dalam proses produksi pakaian. Ada petani tanaman kapas, pekerja pemintalan, penenun kain, penjahit, dan pengusaha garmen. Setiap pelaku dalam proses produksi pakaian itu memiliki kiprah penting, begitu pula dalam proses produksi
benda lain. Oleh lantaran itu hendaknya kita perlu menghargai program usaha ekonomi orang lain.
Bagaimana kita menghargai program usaha ekonomi orang lain? Cara menghargai program usaha ekonomi mampu dilakukan sebagai berikut.
- Menumbuhkan persaingan usaha yang sehat dalam program perekonomian.
- Menghormati usaha ekonomi orang lain dengan tidak iri atas keberhasilannya.
- Menjunjung tinggi setiap jenis pekerjaan yang dilakukan orang lain.
- Meneladani keberhasilan orang lain dengan meniru sikap faktual orang tersebut.
Informasi-informasi yang mampu peroleh dari teks “Menghargai Kegiatan Usaha Ekonomi Orang Lain” mampu digambarkan dalam diagram berikut:
Sumber https://www.duniaedukasi.my.id/
Posting Komentar untuk "Menghargai Program Usaha Ekonomi Orang Lain (Halaman 121)"