Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Apa Saja Program Manusia Yang Merusak Lingkungan Itu?

Sebutkan aktivitas insan yang merusak lingkungan!



Manusia dan lingkungan merupakan dua hal yang tidak mampu dipisahkan. Manusia membutuhkan lingkungan untuk memenuhi kebutuhannya. Sebagian besar program insan melibatkan lingkungan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hubungan atau interaksi antara insan dengan lingkungan ini jikalau dilakukan dengan tidak bertanggung jawab akan mengganggu keseimbangan dan kelestarian alam. Terganggunya keseimbangan dan kelestarian alam akan berdampak pada kehidupan manusia. Berikut beberapa acuan di antaranya.

1. Pembangunan perumahan yang tidak terencana
Tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan akan tempat tinggal tentu semakin meningkat. Akibatnya, terjadi perubahan penggunaan lahan. Lahan pertanian yang tadinya luas, sedikit demi sedikit berubah fungsi menjadi pemukiman. Dengan dibangunnya perumahan mengakibatkan berkurangnya hutan dan lahan pertanian.

2. Penebangan pohon dan pembakaran hutan
Pepohonan sangat penting bagi kehidupan di Bumi. Jadi, penebangan pohon harus dilakukan secara hati-hati dan disertai dengan usaha pelestariannya. Penebangan hutan harus disertai dengan penanaman kembali benih-benih pohon yang telah ditebang. Benih-benih ini akan tumbuh dan mampu menggantikan pohon-pohon yang telah ditebang. Penebangan hutan liar mengurangi fungsi hutan sebagai penahan air. Akibatnya, daya dukung hutan menjadi berkurang. Hilangnya habitat dan makhluk hidup serta musnahnya spesies binatang dan tumbuhan mampu terjadi final penebangan pohon yang tidak terkendali. Ada lagi problem yang timbul, misalnya tanah longsor, banjir, dan kebakaran hutan.

3. Penambangan pasir di laut
Kegiatan penambangan juga mampu mengubah permukaan bumi. Sebagian besar materi tambang berada di dalam tanah. Pengambilan materi tambang dengan cara digali atau ditambang. Selain penambangan terbuka dan penambangan bawah tanah, ada juga cara lainnya ialah pengerukan. Pengerukan merupakan cara lain yang digunakan untuk mengumpulkan logam-logam yang terendap di dalam batuan di dasar sungai atau sumber air lainnya. Kegiatan ini menjadikan abrasi dan rusaknya pantai sehingga merusak ekosistem laut. Kegiatan ini juga mampu menenggelamkan pulau dan memengaruhi keseimbangan ekosistem ikan dan makhluk air lainnya.

4. Polusi
Polusi merupakan masuknya zat atau bahan-bahan berbahaya lainnya ke dalam lingkungan pada kadar membahayakan manusia. Polusi juga mampu menjadikan menurunnya kualitas lingkungan sehingga membahayakan makhluk hidup yang ada di dalam lingkungan tersebut. Zat-zat atau materi yang menjadikan terjadinya polusi dinamakan polutan.
a. Polusi udara
Sumber polutan penyebab polusi udara umumnya berasal dari sisa pembakaran materi bakar, ibarat pembakaran watu bara di pabrik dan pembakaran BBM dari kendaraan bermotor. Sumber lain polutan udara ialah pembakaran lahan dan hutan. Polusi udara mampu menjadikan sesak napas, batuk, dan aneka penyakit mata.
b. Polusi air
Polutan penyebab polusi air mampu berasal dari limbah cair pabrik, limbah pertanian, limbah rumah tangga, sampah organik, dan logam berat.
c. Polusi tanah
Sampah mampu menjadi polutan yang menjadikan terjadinya polusi tanah. Bahan-bahan ibarat plastik, kaca, logam, dan insektisida merupakan polutan yang sukar diuraikan oleh dekomposer. Akibatnya, bahan-bahan tersebut akan menumpuk dan terbenam dalam tanah. Tanah ibarat ini akan berkurang porositasnya. Insektisida dalam tanah juga mampu menjadikan terbunuhnya makhluk hidup lain yang justru berguna bagi manusia. Tanah yang tercemar logam berat pun mampu mengganggu organisme yang hidup di dalam tanah.

Apakah Dampak Perubahan Lingkungan yang Disebabkan oleh Manusia?
 
1. Penebangan dan Pembakaran Hutan
Manusia melakukan penebangan dan pembakaran hutan secara liar demi membuka lahan pertanian dan pemukiman. Penebangan hutan juga dilakukan untuk mengambil kayu sebagai materi pembuatan perlengkapan rumah tangga. Kegiatan tersebut tentu saja membuat hutan menjadi gundul. Populasi beberapa tumbuhan berkurang bahkan punah. Hewanhewan hutan kehilangan tempat tinggal.

2. Penggunaan Bahan-bahan Kimia dan Pestisida secara Berlebihan
Salah satu acuan penggunaan materi kimia ialah penggunaan detergen sebagai materi pembersih. Detergen menghasilkan busa yang mampu mencemari lingkungan. Busa detergen akan menutupi permukaan perairan sehingga sinar matahari tidak mampu menembus perairan. Proses fotosintesis tumbuhan air menjadi terganggu. Akibatnya tumbuhan kekurangan kuliner dan karenanya mati. Contoh lainnya ialah penggunaan pestisida yang berlebihan untuk memberantas hama tanaman. Penggunaan pestisida berlebihan mampu membunuh binatang lain yang lebih menguntungkan.
3. Eksploitasi Sumber Daya Laut
Eksploitasi sumber daya maritim umumnya berupa penangkapan ikan secara tidak bertanggung jawab. Misal dengan menggunakan bom atau racun. Penggunaan bom dan racun selain mematikan ikanikan kecil, juga akan merusak terumbu karang.
4. Penggunaan Kendaraan Bermotor
Dalam menjalankan kendaraan bermotor diharapkan materi bakar. Namun, pembakaran materi bakar tersebut menghasilkan gas karbon dioksida yang mencemari udara.

5. Perburuan Liar
Perburuan liar terhadap binatang dan tumbuhan mampu mengakibatkan kelangkaan binatang dan tumbuhan tersebut. Jika tidak dihentikan, perburuan liar mampu mengakibatkan kepunahan. Akibatnya, keseimbangan ekosistem menjadi terganggu.

6. Perusakan Terumbu Karang
Terumbu karang merupakan rumah bagi hewan-hewan laut. Warnanya yang indah membuat sebagian masyarakat mengambilnya untuk dijadikan hiasan. Pengambilan ini tentu mengancam keberadaan terumbu karang. Akibatnya, ikan-ikan kehilangan tempat tinggal. Ekosistem maritim menjadi terganggu. Jika dibiarkan, lambat laun ikan-ikan akan punah.

7. Perpindahan Penduduk
Perpindahan penduduk mengakibatkan tempat yang didatangi menjadi sangat padat karena jumlah pemukiman terbatas. Kepadatan jumlah penduduk ini akan memicu terbentuknya pemukiman kumuh. Lingkungan kotor di pemukiman kumuh memengaruhi kualitas kesehatan insan dan menjadikan pencemaran lingkungan semakin meningkat.
Kegiatan insan ibarat tersebut di atas mampu dicegah dengan cara sebagai berikut :
No. Perilaku Manusia yang Menyebabkan Perubahan Alam Tindakan Pencegahan
1. Penebangan dan pembakaran hutan
  • Membuat/menetapkan uu wacana pelarangan penebangan hutan secara liar
  • Melakukan penyuluhan kepada masyarakat wacana dampak dan final dri penebangan hutan secara liar
  • Melakukan sistem tebang-pilih-tanam 
2. Penggunaan bahan-bahan kimia dan pestisida secara berlebihan
  • Menganjurkan penggunaan pupuk organik/pupuk kandang.
  • Melakukan penyuluhan kepada masyarakat wacana dampak dan final penggunaan pestisida secara berlebihan
3. Eksploitasi sumber daya laut
  • Memberikan penyuluhan kepada masyarakat wacana ancaman pencemaran dan eksploitasi maritim secara berlebihan, 
  • Pengenalan cara penangkapan ikan yang aman dan berkelanjutan,
4. Perpindahan penduduk
  • Memperbanyak lapangan kerja di daerah. 
  • Memberikan pendidikan keterampilan.
5. Penggunaan kendaraan bermotor
  • Mengurangi atau menghentikan impor motor atau kendaraan bermotor (dibatasi).
  • Menganjurkan penggunaan materi bakar ramah lingkungan
6. Perburuan liar
  • Membuat undang undang pelarangan perburuan liar
  • Membangun cagar alam
  • Membudidayakan binatang dan tumbuhan langka
7. Perusakan terumbu karang
  • Membuat perundang-undangan pencegahan perusakan lingkungan dalam bentuk apapun.
  • Penanaman rasa cinta tanah air dan bangsa
 
damaruta.blogspot.com dari sangpangemong.com
Sumber https://www.duniaedukasi.my.id/

Posting Komentar untuk "Apa Saja Program Manusia Yang Merusak Lingkungan Itu?"